• Senin, 26 September 2022

Spirit Haji Pembawa Perubahan

- Minggu, 26 Juni 2022 | 19:19 WIB
Islah pangabean
Islah pangabean

Baca Juga: Mengamalkan Sunnah Nabi Memang Super untuk Kesehatan Anda

Kedua aturan itu pun akhirnya nantinya dihapus. Sedangkan pada 1872, pemerintah mewajibkan jamaah haji mendapatkan cap di konsulat Hindia Belanda di Kota Jeddah. Pemerintah kolonial pun mengawasi orang yang telah pulang haji.

Hal itu semua dilatarbelakangi kekhawatiran Hindia Belanda akan spirit anti penjajahan kala itu. Bagaimana tidak, jamaah haji Nusantara dari daerah berbeda-beda berkumpul di tanah suci berbagi cerita sedih tentang penjajahan.

Apalagi masa itu, sedang hangat gerakan pan-Islamisme yang menentang penjajahan Barat atas negeri-negeri Muslim. Dan Makkah adalah salah satu pusatnya. Tak ayal ba'da pulang, para haji membawa fatwa dan pesan melawan penjajahan. Fatwa jihad itu dibawa dan disampaikan ke sultan-sultan yakni Aceh, Banten, Mataram dan Makassar.

Baca Juga: Spirit Tahajud - Shalat Sumber Kebahagiaan

Fatwa, nasehat, surat-menyurat dan semangat dari para tokoh di Tanah suci yang tersampaikan melalui para hujjaj menjadi salah satu benih kesadaran awal kebangsaan pada akhir abad ke 19 dan awal abad 20.

Haji tahun ini sejatinya sangat istimewa bagi Indonesia. Kita diberi anugerah memiliki kuota terbanyak dari seluruh dunia. Kuota Haji 1443 H/2022 M Indonesia berjumlah 100.051, terdiri atas 92.825 kuota haji reguler dan 7.226 kuota haji khusus.

Kuota haji reguler terdiri atas 92.246 kuota jemaah haji reguler tahun berjalan, 114 kuota pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, dan 465 kuota petugas haji daerah. Sementara untuk kuota haji khusus, terdiri atas 6.664 kuota jemaah haji khusus dan 562 kuota petugas haji khusus.

Baca Juga: Spirit Tahajud - Shalat Sebagai Kebutuhan Jiwa

Pertanyaannya, bagaimana ruh atau spirit ibadah haji Indonesia pada masa sekarang ini? Tahun ini tentu selain rasa rindu yang menggelayuti sebab sempat tertundanya ibadah akibat wabah covid19, tentu juga ada harapan besar tergantung di pundak para jamaah. Yakni harapan akan adanya perubahan yang berarti bagi negeri.

Halaman:

Editor: Firmansyah Lafiri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Reorientasi Diri Menentukan Niat dan Tujuan Hidup

Senin, 26 September 2022 | 07:21 WIB

Preman dan Manusia Merdeka

Jumat, 23 September 2022 | 05:38 WIB

Pasang Surut Peradaban Islam, Sebuah Keniscayaan

Kamis, 22 September 2022 | 09:09 WIB

Refleksi Kehidupan - Memahami Tanda-tanda

Selasa, 13 September 2022 | 09:57 WIB

Inspirasi - Tahmid Pejuang Subuh

Rabu, 7 September 2022 | 20:37 WIB

Refleksi Kehidupan -- Membangun Hubungan

Rabu, 7 September 2022 | 05:37 WIB

Khazanah Sejarah - Perubahan Sebuah Fatwa dalam Islam

Kamis, 1 September 2022 | 05:38 WIB

Inspirasi - Jadi Hamba Terbaik

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:33 WIB

Refleksi Kehidupan -- Merdeka Sejati

Kamis, 18 Agustus 2022 | 05:08 WIB

Inspirasi - Benteng Aqidah

Kamis, 18 Agustus 2022 | 04:59 WIB

Lambe Turah, Haram bagi Pelaku dan Pendengarnya

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:27 WIB

Inspirasi - Lahirnya Kampung Quran

Rabu, 10 Agustus 2022 | 08:43 WIB

Inspirasi - Wisuda dan Milad dengan Spirit Hijrah

Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:19 WIB

Inspirasi - Halaqah Terbaik Halaqah Subuh

Senin, 1 Agustus 2022 | 10:04 WIB

Terpopuler

X