• Minggu, 5 Februari 2023

Refleksi Kehidupan - Top 10 Skills of 2025

- Senin, 25 Juli 2022 | 20:44 WIB
■ Oleh : Syamril, Rektor ITB Kalla
■ Oleh : Syamril, Rektor ITB Kalla

Oleh : Syamril Al Bugisy, Rektor ITB Kalla

PortalAMANAH.com -- World Economic Forum baru saja merilis Top 10 Skills of 2025 yang merupakan hasil survey kepada para pemimpin khususnya di dunia bisnis. Sebelumnya juga WEF merilis hal yang sama untuk tahun yang berbeda yaitu Top 10 skills 2020, 2022. 

Maksud dikeluarkannya rilis tersebut untuk memberi pedoman kepada para generasi muda yang akan berkiprah pada tahun 2025 agar memiliki skills yang dibutuhkan dunia. Tentu juga kepada lembaga pendidikan dasar, menengah dan tinggi agar mendidik siswa dan mahasiswa untuk memiliki top 10 skills tersebut.

Ada 4 type skill yang disebutkan yaitu problem solving, self management, working with people dan technology use and development. Seharusnya di era teknologi yang semakin canggih pada masa sekarang ini type technology use and development yang paling dominan. Namun ternyata hanya 20% saja. Itupun berada pada rangking 7 dan 8. Type yang paling dominan yaitu problem solving dengan proporsi 50%.

Baca Juga: Spirit Tahajud - Tetaplah Menjadi Orang Baik

Apa maknanya? Tahun 2025 bukan ditentukan oleh penguasaan teknologi. Dunia semakin volatile, uncertainty, complexity dan ambiguity (VUCA) membutuhkan skills khusus untuk menjalaninya. Teknologi hanya alat. Tahun 2025 butuh kemampuan yang tidak dimiliki oleh teknologi robot atau artificial intelligence yang diciptakan manusia. Salah satunya kemampuan memecahkan masalah yang kompleks. 

Pada type problem solving terdapat 5 skills yaitu analytical thinking and innovation(1), complex problem-solving(3), critical thinking and analysis(4), creativity, originality and initiative(5), dan reasoning, problem-solving and ideation(10). Seluruhnya terkait dengan kemampuan berfikir menggunakan otak kiri dan kanan.

Masalah yang semakin rumit, tak terduga, tak berpola, dan aneh, membutuhkan kemampuan analisis yang tinggi. Analisis membantu untuk memahami masalah dengan tepat dan akurat. Kemudian untuk mencari solusi butuh kemampuan berfikir kritis dan kreatif sehingga dapat menemukan ide dan solusi yang memiliki alasan yang kuat, orisinil, inovatif.

Baca Juga: Kuliah Dhuha - Syakur

Halaman:

Editor: Firmansyah Lafiri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Refleksi Kehidupan - Tingkatan Syukur

Rabu, 1 Februari 2023 | 14:22 WIB

Manhaj - Al-Alaq Sebagai Landasan Islam

Rabu, 18 Januari 2023 | 11:09 WIB

Refleksi Kehidupan - Learning Agility

Selasa, 17 Januari 2023 | 05:21 WIB

Refleksi Kehidupan - Syukur Nikmat Tahun 2023

Selasa, 3 Januari 2023 | 05:27 WIB

Refleksi Kehidupan - Banjir Lagi

Rabu, 28 Desember 2022 | 08:32 WIB

Refleksi Kehidupan - Pelajaran dari Piala Dunia

Kamis, 22 Desember 2022 | 20:26 WIB

Catatan Kaki - Politik Stigmatisasi Terhadap Islam

Kamis, 15 Desember 2022 | 17:17 WIB

Refleksi Kehidupan - Bola dan Kehidupan

Selasa, 13 Desember 2022 | 05:08 WIB

Refleksi Kehidupan - Adzan dan Marketing

Selasa, 6 Desember 2022 | 04:36 WIB

Inspirasi - Wisuda IV Bukan Perhelatan Biasa

Minggu, 4 Desember 2022 | 04:49 WIB

Terpujilah Engkau Wahai Guru

Jumat, 25 November 2022 | 15:01 WIB

Refleksi Kehidupan - Mencari Guru Sejati

Jumat, 25 November 2022 | 08:11 WIB

Inspirasi - Wisuda III Momentum Khadimul Quran

Jumat, 25 November 2022 | 07:59 WIB

Refleksi Kehidupan - Generasi Tangguh 5-Ar

Rabu, 16 November 2022 | 16:21 WIB

Ilmu dan Dunning Kruger Effect

Selasa, 15 November 2022 | 05:33 WIB

Terpopuler

X