• Senin, 26 September 2022

Inspirasi - Halaqah Terbaik Halaqah Subuh

- Senin, 1 Agustus 2022 | 10:04 WIB
Rahim Mayau
Rahim Mayau


Oleh : Rahim Mayau, Pimpinan Pesantren Lorong Raudhah Indonesia & Sekretaris Majelis Pakar PARMUSI Sulsel

PortalAMANAH.com -- Halaqah belajar mengaji ba’da shalat subuh setiap hari Jum’at di Masjid Hubbul Qur’an Pesantren Lorong Raudhah Indonesia, awalnya diperuntukkan bagi bapak-bapak Majelis Tahsin Qur’an.

Halaqah Jum’at subuh ini kemudian mengalami perkembangan, yakni setiap subuh, kecuali Ahad, bukan hanya tahsin, tapi juga belajar dasar mengaji dengan menggunakan Metode Iqra. Jumlah santri remaja dan bapak-bapak juga terus bertambah.

Halaqah ini berlangsung dari sisa waktu subuh sampai dengan pagi waktu syuruq. Kegiatannya dimulai dengan salam, pembacaan surah Alfatihah, berdo’a sebelum pembagaian halaqah, menutup halaqah dengan do’a kifaratul majelis, shalat Sunnat Syuruq, dan berakhir dengan sarapan pagi bersama.

Baca Juga: Spirit Tahajud - Menjadi Hamba yang Bersyukur

Halaqah subuh menyambut pagi, adalah majelis yang dihadiri oleh hamba Allah yang telah mendapatkan keistimewaan pahala shalat Sunnat Fajar, ”Dua raka’at fajar (Subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya.”(H.R. Muslim)

Halaqah subuh mengiring pagi, adalah kelompok hamba Allah Ta’ala yang mendapat jaminan-Nya, "Barangsiapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Maka jangan coba-coba membuat Allah membuktikan janji-Nya. Barangsiapa yang membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka.” (HR Muslim, at-Tirmizi dan Ibnu Majah). 

Halaqah subuh meningkah pagi, adalah jama’ah yang berpeluang berada di Surga, "Barangsiapa yang shalat dua waktu yang dingin maka akan masuk Surga.'' (HR Al Bukhari).

Baca Juga: Ekbis Syariah - Hijrah: Momentum Mewujudkan Peradaban Ekonomi Islam

Halaqah subuh beranjak pagi, adalah hamba Allah Ta’ala yang mengisyaratkan keistiqamahan dengan hadirnya shalat Subuh dan bermajelis Alqur’an, mereka adalah hamba Allah yang menampakkan tanda rindu berjumpa Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Halaman:

Editor: Firmansyah Lafiri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Reorientasi Diri Menentukan Niat dan Tujuan Hidup

Senin, 26 September 2022 | 07:21 WIB

Preman dan Manusia Merdeka

Jumat, 23 September 2022 | 05:38 WIB

Pasang Surut Peradaban Islam, Sebuah Keniscayaan

Kamis, 22 September 2022 | 09:09 WIB

Refleksi Kehidupan - Memahami Tanda-tanda

Selasa, 13 September 2022 | 09:57 WIB

Inspirasi - Tahmid Pejuang Subuh

Rabu, 7 September 2022 | 20:37 WIB

Refleksi Kehidupan -- Membangun Hubungan

Rabu, 7 September 2022 | 05:37 WIB

Khazanah Sejarah - Perubahan Sebuah Fatwa dalam Islam

Kamis, 1 September 2022 | 05:38 WIB

Inspirasi - Jadi Hamba Terbaik

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:33 WIB

Refleksi Kehidupan -- Merdeka Sejati

Kamis, 18 Agustus 2022 | 05:08 WIB

Inspirasi - Benteng Aqidah

Kamis, 18 Agustus 2022 | 04:59 WIB

Lambe Turah, Haram bagi Pelaku dan Pendengarnya

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:27 WIB

Inspirasi - Lahirnya Kampung Quran

Rabu, 10 Agustus 2022 | 08:43 WIB

Inspirasi - Wisuda dan Milad dengan Spirit Hijrah

Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:19 WIB

Inspirasi - Halaqah Terbaik Halaqah Subuh

Senin, 1 Agustus 2022 | 10:04 WIB

Terpopuler

X