• Jumat, 9 Desember 2022

5 Dalil Ini Menunjukkan Kartu Kredit Boleh Digunakan untuk Transaksi Pembayaran

- Selasa, 18 Januari 2022 | 15:14 WIB
Terdapat banyak alasan yang menunjukkan boleh gunakan kartu kredit untuk transaksi pembayaran.
Terdapat banyak alasan yang menunjukkan boleh gunakan kartu kredit untuk transaksi pembayaran.

PortalAMANAH.COM – Hadirnya kartu kredit seseungguhnya memberikan kemudahan manusia melakukan transaksi bisnis dan usaha antar sesama. Utamanya dalam bentuk transaksi pembayaran.

Malahan ada sebagian jenis transaksi di berbagai jenis usaha yang tidak lagi menerima pembayaran cash. Beberapa negara juga informasinya tidak menerima pelancong yang tidak mengantongi kartu kredit.

Di sisi yang lain, penggunaan kartu kredit diragukan sebagian kaum muslimin. Bahkan ada yang secara tegas mengharamkan bertransaksi menggunakan kartu kredit. Betulkah demikian? Beberapa alasan berikut ini melandasi bolehnya transaksi pakai kartu kredit.

Baca Juga: Hendak Manfaatkan Kulit Najis? Ini Rangkuman Panduan dan Batasannya.

Pertama, bahwa kartu kredit, baik bentuk dan fungsinya tidak disebutkan dalam ayat atau hadits secara tekstual. Tidak pula kita temukan keterangan tegas dari kalangan ulama-ulama dahulu.

Kedua, bahwa kartu kredit merupakan produk baru yang tujuannya memudahkan transaksi manusia zaman modern. Sementara tidak ada dalil yang melarang manusia berinovasi di semua sektor kehidupan.

Ketiga, bahwa hukum asal persoalan-persoalan muamalah adalah boleh dan halal hingga ada dalil yang melarang dan mengharamkannya. Sementara hingga kini tidak ditemukan dalil secara yang kuat dan tegas melarang dan mengharamkan menggunakan kartu kredit.

Baca Juga: Ingin Pakai Aksesoris Berbahan Kulit? Perhatikan; Hanya Jenis Ini yang Suci Setelah Disamak.

Keempat, bahwa pendekatan hukum syariat yang dijadikan landasan hukum atas kartu kredit adalah utang-piutang. Sementara syariat islam sendiri membolehkan utang piutang. Karena itu, secara hukum, gunakan kartu kredit semestinya boleh karena seperti seseorang yang gunakan uang utangnya untuk bertransaksi.

Perbedaannya hanya karean yang satu, transaksi pembayarannya menggunakan uang utangan secara cash dan yang satu lagi hanya menggunakan kartu. Perbedaan ini tidak punya pengaruh hukum menurut syariat.

Halaman:

Editor: Supriadi Yosup Boni

Artikel Terkait

Terkini

X