• Minggu, 5 Februari 2023

Tadabbur QS. Al-Baqarah Ayat 228. Iddah Perempuan Yang Ditalak Suaminya

- Rabu, 12 Oktober 2022 | 04:21 WIB
Zul Arwan
Zul Arwan

 

Oleh: Zul Arwan Lubis, Dosen UNIVA Medan dan Ketua Bahsul Masail DPP KAMUS Indonesia

PortalAMANAH.com -- Para istri yang diceraikan (wajib) menahan diri mereka (menunggu) tiga kali qurū’ (suci atau haid). Tidak boleh bagi mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahim mereka, jika mereka beriman kepada Allah dan hari Akhir. Suami-suami mereka lebih berhak untuk kembali kepada mereka dalam (masa) itu, jika mereka menghendaki perbaikan. Mereka (para perempuan) mempunyai hak seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang patut. Akan tetapi, para suami mempunyai kelebihan atas mereka. Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (QS. Al-Baqarah/2:228).

Baca Juga: Refleksi Kehidupan -- Hikmah Maulid Nabi

Melalui ayat 228 ini setelah Allah menjelaskan masalah perempuan yang ditalak suaminya, berikut ini Allah menjelaskan idah mereka. Dan para istri yang diceraikan bila sudah pernah dicampuri, belum menopause, dan tidak sedang hamil, wajib menahan diri mereka menunggu selama tiga kali quru’, yaitu tiga kali suci atau tiga kali haid.

Tenggang waktu ini bertujuan selain untuk membuktikan kosong-tidaknya rahim dari janin, juga untuk memberi kesempatan kepada suami menimbang kembali keputusannya.

Tidak boleh bagi mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahim mereka, baik berupa janin, haid, maupun suci yang dialaminya selama masa idah. Ketentuan di atas akan mereka laksanakan dengan baik jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhir.

Baca Juga: Kuliah Dhuha - Ajaran Cinta

Dan para suami mereka berhak menjatuhkan pilihannya untuk kembali kepada istri mereka dalam masa idah itu, jika mereka menghendaki perbaikan hubungan suami-istri yang sedang mengalami keretakan tersebut.

Dan mereka, para perempuan, mempunyai hak seimbang yang mereka peroleh dari suaminya dengan kewajibannya yang harus mereka tunaikan menurut cara yang patut sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Halaman:

Editor: Firmansyah Lafiri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tadabbur QS. Al-Baqarah Ayat 229-230 Talak Raj'i

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:09 WIB

Tadabbur QS. Al-Baqarah Ayat 227. Talak Karena Ila

Senin, 3 Oktober 2022 | 10:51 WIB

Tadabbur QS. Al-Baqarah Ayat 226. Hukum Ila’

Senin, 26 September 2022 | 07:04 WIB

Tadabbur QS Al Baqarah Ayat 216, Benci dan Cinta

Senin, 8 Agustus 2022 | 09:37 WIB

Tadabbur QS Al-Baqarah Ayat 217-218, Bulan Haram

Senin, 25 Juli 2022 | 21:03 WIB

Terpopuler

X