Embriologi dalam Al-Qur’an

- Kamis, 24 Februari 2022 | 14:20 WIB
Embriologi
Embriologi

﷽ PortalAMANAH.com -- Ternyata dasar-dasar embriologi sudah lama terekspose di dalam Al-Qur’an. Adalah Prof Keith Moore guru besar senior dalam bidang anatomi, Fakultas Kedokteran Universitas Toronto, Canada, termasuk pendiri The American Association of Clinical Anatomists (AACA) dan sekaligus pernah menjadi presidennya dalam tahun 1989-1991.

Ia sangat terkenal melalui buku teksnya tentang Anatomy and Human Embriology, khususnya dalam buku Clinically Oriented Anatomy dan Essential Clinical Anatomy yang sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.

Ia juga sudah mengantongi berbagai International award dalam bidangnya. Yang paling penting diketahui, ia baru saja menyelesaikan karyanya, “References to Embriology in the Qur’an” yang intisarinya pernah dimuat di dalam The Journal of the Islamic Medical Association, Vol. 18, Jan-June 1986, pp. 15-16.

Di dalam penelitiannya, Prof Keith Moore Kembali mempertegas apa yang pernah ditemukan oleh Prof Maurice Bucaille dalam What is the Origin of Man? dan di dalam karya fenomenalnya, La Bible, le Qoran et la Science: Les Ecritures Saintes Examinees a la Lumiere des Connaissances Modernes, yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dunia.

Omset penjualan buku yang terakhir ini membuat The Wall Street Journal, membuat istilah “Bucailleism” karena begitu banyak interest orang terhadap buku ini.

Kedua Profesor di atas tidak henti-hentinya takjub terhadap berbagai pernyataan sains Al-Qur’an. Di antara ayat yang membuat mereka takjub ialah ayat-ayat embriologi yang sekaligus menerangkan proses reproduksi biologi manusia.

Di antara ayat tersebut ialah, "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging.

Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.” (QS. al-Mu’minun: 12-16).

Halaman:

Editor: Firmansyah Lafiri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X